PENGERTIAN INTERUPSI
Interupsi
adalah suatu permintaan khusus pada microprocessor untuk melakukan sesuatu,
jika terjadi interupsi maka computer akan menghentikan dahulu apa yang sedang
dikerjakan dan melakukan apa yang diminta oleh yang menginterupsi. Interrupt merupakan sub rutin yang sudah tersedia dalam memori
computer Pada IBM PC dan kompatibelnya disediakan 256 buah interupsi yang
diberi nomor 0 s/d 255. Nomor interupsi 0 s/d 1Fh
disediakan oleh ROM BIOS yaitu suatu IC di dalam komputer yang mengatur operasi
dasar komputer. Jadi jika terjadi interupsi
dengan nomor 0 s/d 1Fh maka secara default komputer akan beralih ke ROM BIOS
dan melaksanakan program yang terdapat disana.
Program
yg melayani suatu interupsi dinamakan Interrupt Handler
JENIS-JENIS
INTERUPSI
Internal HW interruptions
Ditimbulkan/digenerasi oleh
peristiwa tertentu yang terjadi pada waktu/selama eksekusi program
Diatur oleh HW dan tidak
mungkin diubah
Contoh : tipe interrupt untuk
counter clock internal; HW call interrupt ini untuk memaintance “time to date”
External HW interupstions
Ditimbulkan/digenerasi oleh device peripheral, misalnya keyboard,
printers, dsb.
Biasa juga ditimbulkan/digenerasi oleh
Co-prosessor
Tidak mungkin mendeaktivekan
Tidak dikirim langsung ke CPU,
melainkan ke IC yang memiliki fungsi untuk menghandle secara eksklusive interrupts ini.
(IC àPIC8259A, yang dikontrol oleh CPU dgn menggunakan urutan
komunikasi à PATH Control
Contoh Kasus
·
Pada awal sistem melakukan
pencetakan dengan printer, saat itu terdapat pengiriman data pada saluran
komunikasi sehingga modul komunikasi meminta interupsi.
·
Proses selanjutnya adalah
pengalihan eksekusi interupsi mudul komunikasi, sedangkan interupsi printer
ditangguhkan.
·
Saat pengeksekusian modul
komunikasi terjadi interupsi disk, namun karena prioritasnya lebih rendah maka
interupsi disk ditangguhkan.
·
Setelah interupsi modul
komunikasi selesai akan dilanjutkan interupsi yang memiliki prioritas lebih
tinggi, yaitu disk.
·
Bila interupsi disk selesai
dilanjutkan eksekusi interupsi printer. Selanjutnya dilanjutkan eksekusi
program utama
FUNGSI INTERUPSI
Mekanisme penghentian atau pengalihan
pengolahan instruksi dalam CPU kepada routineinterupsi.
Hampir semua modul (memori dan I/O) memiliki
mekanisme yang dapat menginterupsi kerjaCPU
TUJUAN INTERUPSI
Tujuan
interupsi secara manajemen adalah untuk pengeksekusian routine intruksi agar
efektif dan efisien antarCPU, I/O, maupun memori.
PROSES INTERUPSI
Dengan adanya mekanisme
Interupsi, prossesor dapat digunakan untuk mengeksekusi intsruksi-
instruksi lain
Saat suatu modul telah
selesai menjalankan tugasnya dan siap menerima tugas berikutnya maka modul ini akan
mengirimkan permintaan interupsi ke prosesor
Kemudian prosesor akan
menghentikan eksekusi yang dijalankannya untuk menghandle routine interupsi
Setelah program interupsi
selesai maka processor akan melanjutkan eksekusi programnya kembali
Saat sinyal Interupsi
diterima processor ada dua kemungkinan tindakan , yaituInterupsi diterima /
ditangguhkan dan Interupsi ditolak
KELAS SINYAL INTERUPSI
Program
yaitu interupsi yang dibangkitkan dengan
beberapa kondisi yang terjadi pada hasileksekusi program. Contohnya: arimatika
overflow, pembagian nol, oparasi ilegal.
Timer
,
adalah interupsi yang dibangkitkan pewaktuan dalam prosesor. Sinyal inimemungkinkan
sistem operasi menjalankan fungsi tertentu secara reguler.
I/O
,
sinyal interupsi yang dibangkitkan oleh modul I/O sehubungan pemberitahuan
kondisierror danpenyelesaian suatu operasi.Hardware failure,
adalah
interupsi yang dibangkitkan oleh kegagalan daya atau kesalahanparitas memori.
PENANGUHAN INTERUPSI
Interupsi Ditangguhkan
Apa yang dilakukan Processor ?
Processor menangguhkan eksekusi program yang
dijalankan dan menyimpankonteksnya tindakan ini adalah menyimpan alamat
instruksi berikutnya yang akandieksekusi dan data lain yang relevan
Processor menyetel program Counter (PC) ke
alamat awal routine intterupt handler
Prioritas Interupsi
Urutan prioritas interupsi diilustrasikan oleh gambar berikut ini. Interupsi dengan prioritas yang lebih tinggi akan didahulukan, artinya, program interupsinya akan diprioritaskan untuk dieksekusi terlebih dahulu.
Jika
interupsi dengan prioritas yang sama terjadi bersamaan, maka program interupsi
akan dijalankan secara berurutan dari nomor subrutin interupsinya.
Jika
interupsi dengan prioritas yang lebih tinggi muncul ketika subrutin interupsi
dengan prioritas yang lebih rendah sedang dieksekusi, maka program akan
melompat dulu ke subrutin interupsi dengan prioritas yang lebih tinggi, dan setelah
subrutinnya selesai dieksekusi, program akan kembali melanjutkan subrutin
interupsi yang ditinggalkannya tadi.

CPU dapat menerima 3 macam interupsi antara lain :
1. Interupsi software
(instruksi INT nH n= bilangan 00H s/d FFH)
Interupsi software terdiri dari 256 dan diberi nomor 00H
hingga FFH. Alamat awal masingmasing program pelayanan terdiri dari 4 byte, 2
byte untuk Code Segment dan 2 byte untuk Instruction Pointer.
Dalam pemrograman assembler kita dapat melakukan interupsi
secara software dengan perintah INT yang dapat dilihat dalam tabel interupsi.
Interrupt Software dalam PC terbagi dua yaitu :
a. Interrupt BIOS (Basic Input Output Sistem)
diwujudkan dalam bentuk interupsi software berjumlah 32
dan akses pelayanannya tinggal memerintahkan dengan instruksi INT nH asal
parameternya diwajibkan telah terpenuhi dahulu. INT nH terdiri dari 00H sampai
1FH yang disusun berurutan dan diberi servis number (nomor pelayanan)
tersendiri.
b. Interrupt DOS (Disk Operating Sistem)
Interrupt DOS merupakan interupsi dari software Sistem
Operasi terdiri dari INT 20H untuk kembali ke DOS dan INT 21H untuk operasi
Input/Output.
Program yang melayani suatu interupsi dinamakan Interrupt
Handler.
2. Non Maskable Interrupt
(Interupsi hardware)
dimana interupsi ini mutlak tidak dapat dicegah karena
berasal dari sistem board atau IC.
3. Maskable Interrupt
(berasal dari hardware melalui pin INTR) yang dapat
ditutup atau dicegah dengan instruksi CLI berasal dari interupsi perangkat
lunak.






MANTAB BUAT TUGASS
BalasHapusMy blog